Kembali ke Daftar Artikel
Cara Menanam Tebu : Persiapan Lahan, Pembibitan, Penanaman, Hama dan Pemanenan
Diterbitkan pada
19 August 2025
Ada pula 5 langkah gampang budidaya tebu yang butuh kalian coba ialah:
Iklim dan Kondisi Cuaca
Sifat iklim berkaitan dengan penyebaran curah hujan. Pada dasarnya, tumbuhan tebu memerlukan air pada masa vegetatifnya sehingga curah hujan bulanan yang sempurna merupakan 200 milimeter/ bulan.
Tebu sesuai ditanam di dataran rendah dengan temperatur maksimal dekat 24- 300C.
Kecepatan angin tidak lebih dari 10 kilometer/ jam supaya menjauhi tumbuhan besar yang roboh serta berkurangnya rendemen( besar kecilnya isi gula di dalam batang tebu).
Persiapan Lahan Budidaya Tebu
Saat sebelum budidaya tebu dicoba, lahan wajib dipersiapkan. Yakinkan tanah telah penuhi ketentuan perkembangan dengan pH antara 5, 7- 7.
Sistem pengolahan lahan yang biasanya dipakai merupakan Reynoso. Prinsip sistem tersebut membuat got- got buat pembuangan serta penampungan air serta lebih pas buat kriteria lahan sawah.
Langkah awal mulanya merupakan membolak- balikkan tanah dengan metode pembajakan supaya gembur serta hawa bisa masuk dengan baik. Sehabis itu, membuat got ataupun parit supaya pembuangan air bisa mudah.
Bersumber pada pengolahan tanah, panjang got serta jumlah lubang per hektar bisa diperkirakan bagaikan berikut:
Got keliling: lebar 60 centimeter kedalaman 90 cm
Got mujur: lebar 60 centimeter kedalaman 80 cm
Got malang: lebar 50 centimeter kedalaman 70 cm
Lubang tanam: lebar 40 centimeter kedalaman 30 cm
Persiapan Bibit
Berkaitan dengan pembibitan, saat ini petani tidak butuh bersusah payah mendapatkannya. Umumnya, bibit telah disediakan oleh pemerintah serta banyak pabrik gula yang telah sediakan buat para petani yang bekerja sama.
Kriteria bibit wajib mempunyai kualitas yang baik supaya menciptakan rendemen yang besar.
Bibit tebu yang baik yakni yang mempunyai energi berkembang 90%, tingkatan kemurnian95%, batang wajar cocok varietas, serta dalam keadaan sehat.
Macam- macam bibit tebu adalah sebagai berikut:
Rayungan, bibit yang mata tunasnya sudah berkembang. Sesuai buat perairan yang lumayan.
Bagal, bibit yang mata tunasnya belum berkembang. Sesuai ditanam di lahan sawah ataupun tegalan.
Lonjoran, bibit yang belum dipotong- potong jadi stek.
Beberan, bibit bagal yang disemaikan terlebih dulu hingga keluar tunasnya.
Bibit pucuk, bibit yang diambil dari ujung batang dengan 2- 3 ruas.
Penanaman
Sehabis bibit tebu telah siap tanam, kita butuh memastikan waktu tanam. Dalam budidaya tebu, waktu tanam yang pas merupakan pada bulan Mei, Juni, serta Juli.
Perihal ini diakibatkan sebab usia tebu dekat 12 bulan bersamaan dengan tahun selanjutnya dimana pabrik gula lagi giling.Bibit yang telah siap tanam wajib diletakkan cocok dengan jenisnya.
Bila menanam bibit rayungan, hingga wajib diletakkan dengan posisi miring. Tidak hanya bibit rayungan, diletakkan dalam posisi mendatar dengan mata tunas di samping. Setelah itu, bibit ditutup tanah supaya tidak beralih.